IKPM Gontor Kabupaten Bekasi Bantah Keras Narasi “Gontor Tegur Presiden dengan Ayat Alquran” Itu Opini Sesat dan Propagandis!
- account_circle Team Redaksi
- calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
- print Cetak
ABOY MAULANA IKP M GONTOR
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASIVOICE.COM — Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Kabupaten Bekasi melayangkan bantahan keras terkait beredarnya tulisan viral di media sosial yang menarasikan seolah-olah Pondok Modern Darussalam Gontor “menegur” atau “menampar” Presiden Prabowo Subianto melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an pada perayaan Syukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo.
Ketua IKPM Gontor Kabupaten Bekasi, Aboy Maulana, menegaskan bahwa narasi yang ditulis oleh sosok Akun Facebook dan platform lainnya bernama Fajar Fairus Khan tersebut merupakan bentuk manipulasi informasi, framing politis yang tidak bertanggung jawab, serta penyesatan opini publik.
“Kami selaku keluarga besar alumni Gontor memastikan bahwa tulisan yang beredar luas di media sosial tersebut adalah opini sesat! Narasi yang menyebut Gontor ‘menegur’ atau ‘menampar’ Presiden Prabowo adalah kebohongan yang dipaksakan demi kepentingan politik spekulatif,” tegas Aboy Maulana dalam keterangan resminya.
Menurutnya, pimpinan dan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor justru menyambut kehadiran Kepala Negara dengan penuh rasa hormat, kehangatan, serta memegang teguh adab dan etika pesantren. Pembacaan Surah Al-Ahzab ayat 70–73 yang dilantunkan dalam acara tersebut merupakan bagian dari tilawatil Qur’an rutin dan protokol ibadah resmi dalam setiap hajatan besar pesantren, sebagai pengingat serta doa kebaikan untuk seluruh bangsa.
“Pondok Modern Gontor adalah lembaga pendidikan bebas nilai politik praktis yang senantiasa berdiri di atas semua golongan. Tradisi menyambut tamu—terlebih seorang Kepala Negara—dilakukan dengan adab setinggi-tingginya (al-adab fauq al-‘ilm). Tidak ada sama sekali niat atau tradisi di Gontor untuk menjadikan kalam Ilahi sebagai alat kecaman atau penghinaan politik,” lanjut Aboy.
IKPM Gontor Kabupaten Bekasi mengimbau kepada seluruh masyarakat dan para alumni agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi liar yang sengaja memelintir momen keagamaan dan mencatut nama besar Gontor untuk memecah belah persatuan bangsa.
- Penulis: Team Redaksi


