Serunya Kunjungan Wartawan PWI Bekasi Raya ke Dapur Energi Nasional: Intip Langsung Kerja Keras Pertagas Jaga Pasokan Listrik Muara Tawar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bekasivoice.com | Tarumajaya, Ada yang seru dari agenda rekan-rekan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya beberapa waktu lalu. Bukan sekadar meliput di balik meja, kali ini jajaran pengurus dan anggota PWI diajak langsung “masuk dapur” dan melihat dari dekat jantung keandalan energi nasional di Objek Vital Nasional (Obvitnas) Stasiun Metering Gas Muara Tawar, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Pertamina Gas (Pertagas)—bagian dari Subholding Gas Pertamina—ini sukses mencairkan suasana. Sejak awal, rombongan disambut hangat lewat sesi pengenalan safety induction yang santai tapi sarat edukasi oleh Senior Analyst Corporate Communication and CSR Pertagas, Tedi Abadi Yanto.
Gak cuma kasih teori, Tedi juga blak-blakan ngobrolin seputar profil Pertagas, bagaimana tangguhnya infrastruktur pipa mereka, hingga cerita di balik layar bagaimana gas bumi mengalir tanpa henti untuk menyalrol turbin pembangkit listrik PLN Nusantara Power UP Muara Tawar di Desa Segarajaya. Sesi diskusinya pun gayeng! Teman-teman pers aktif melontarkan pertanyaan kritis seputar ketahanan pasokan, pengamanan jalur pipa, sampai standar operasional harian.
Puncak keseruan terjadi saat para wartawan berganti penampilan. Mengenakan atribut lengkap standar industri migas—mulai dari wearpack kece berlogo Pertamina, safety shoes, helm, hingga earplug—rombongan langsung bergeser ke lapangan.
Banyak yang antusias dan senyum-senyum sendiri karena mendapat pengalaman langka mengenakan seragam resmi ala pekerja migas profesional. Di area pusat kontrol metering, rombongan diajak melihat langsung dapur operasional:
Mengecek genset raksasa 500 kVA yang siaga penuh menyuplai kelistrikan sistem pendukung.
Menengok unit kompresor udara bertekanan tinggi dan sistem penyaringan air yang menjaga kestabilan alat kontrol.
Melihat langsung teknologi canggih Emergency Shutdown System (ESS)—sebuah sistem pengaman otomatis yang siap siaga menghentikan aliran gas jika mendeteksi adanya risiko.
Menutup kunjungan di Fire Station untuk melihat kesiapsiagaan tim pemadam, sekaligus mampir ke ruang kontrol utama untuk memantau tekanan dan aliran gas secara real-time.
Di sela-sela kunjungan teknis tersebut, obrolan mengalir ke hal-hal sosial. Tedi Abadi Yanto juga berbagi cerita tentang komitmen sosial Pertagas melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kehadiran Pertagas di jalur pipa—khususnya di wilayah Kecamatan Babelan dan Tarumajaya—tidak hanya mengalirkan energi, tapi juga menghadirkan solusi nyata bagi warga sekitar lewat program bantuan sumur bor dan air bersih.
Kunjungan edukatif ini mendapat apresiasi hangat dari Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., yang hadir didampingi Sekretaris Jenderal PWI, Lengkong.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pertagas atas kesempatan langka ini. Bisa melihat langsung proses distribusi gas, sistem metering, hingga prosedur keamanannya memberikan sudut pandang dan edukasi yang sangat berharga bagi kami di dunia pers,” ujar Ade Muksin.
Senada dengan sang ketua, Muhaidin Darma, Anggota PWI Bekasi Raya sekaligus Pemimpin Redaksi bekasivoice.com, turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Pertagas. Menurutnya, langkah terbuka seperti ini membuktikan betapa tingginya komitmen transparansi dan standar keselamatan kerja Pertagas dalam mengawal energi nasional.
“Sinergi dan keterbukaan informasi seperti ini sangat penting agar insan pers mendapat gambaran yang akurat mengenai peran vital industri energi nasional,” ungkap Muhaidin.
Ia juga menambahkan, kehadiran Pertagas di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi diharapkan terus membawa dampak positif yang berkelanjutan—tidak hanya lewat keandalan pasokan energinya, tetapi juga melalui kolaborasi program CSR dan TJSL yang semakin merangkul wilayah-wilayah di sekitar jalur pipa.(red).
- Penulis: Redaksi


