Investor SPPG Ngamuk ke Kantor BGN: Dapur MBG Sudah Berdiri, Miliaran Rupiah Pembayaran Masih Buntu
- account_circle Mabrur
- calendar_month 17 jam yang lalu
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA â BEKASIVOICE.com, sejumlah investor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) mendatangi kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menuntut kejelasan nasib investasi mereka,(8/6) setelah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah selesai dibangun hingga kini belum juga beroperasi dan pembayaran miliaran rupiah tak kunjung cair.
Para investor mengaku telah merampungkan pembangunan seluruh fasilitas dapur serta menyiapkannya untuk beroperasi sejak Desember 2025. Namun lebih dari setengah tahun berlalu, mereka mengaku tidak memperoleh kepastian apa pun mengenai kapan dapur tersebut akan mulai difungsikan, sementara modal yang telah digelontorkan terus mengendap tanpa kejelasan.
Fasilitas Siap, Operasional Buntu
Kedatangan para investor ke kantor BGN didorong oleh kefrustrasian yang memuncak akibat kondisi fasilitas yang terbengkalai. Dapur yang telah dibangun dengan investasi besar itu kini hanya berdiri tanpa aktivitas, padahal program MBG sejatinya telah berjalan di berbagai daerah lain di Indonesia.
Para investor menilai kondisi ini sangat merugikan, mengingat biaya operasional dan perawatan fasilitas terus berjalan meski dapur belum menghasilkan satu pun porsi makanan bergizi untuk anak-anak di wilayah 3T.
Desak Pemerintah Segera Beri Kepastian
Dalam pertemuan tersebut, para investor mendesak BGN segera memberikan kepastian mengenai kelanjutan program, termasuk jadwal operasional dapur dan pencairan pembayaran yang telah lama tertahan. Mereka menegaskan bahwa investasi yang telah dikeluarkan bukan jumlah yang kecil, dan ketidakjelasan ini berpotensi mengguncang kepercayaan para mitra program pemerintah di daerah-daerah terpencil.
Para investor berharap pemerintah tidak hanya memberikan sinyal positif, melainkan langkah konkret agar dapur-dapur yang telah dibangun dapat segera berfungsi sesuai peruntukan program yang telah direncanakan â menyuplai makanan bergizi bagi anak-anak di wilayah paling terpinggirkan di Indonesia.
- Penulis: Mabrur
- Editor: Redaksi