Breaking News
dark_mode
Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita » Konser Hey Slank Sambangi Bandung Spirit HS Dukung Industri Kreatif

Konser Hey Slank Sambangi Bandung Spirit HS Dukung Industri Kreatif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasivoice.com | BANDUNG – Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour sesi ke-8 menyambangi Kota Bandung, Minggu (5/7/2026).

Mengusung line up artis terbanyak di banding 7 kota sebelumnya, yakni 9 grup musik, konser sengaja dihelat dengan semangat mendukung industri kreatif.

Sejak lama, Bandung dikenal sebagai salah satu pionir alternatif industri kreatif sebut
saja fesyen distro hingga musik.

Semangat berani berbeda dengan pakem kebanyakan, membuat pelaku industri kreatif di sana mampu tumbuh dan berkembang.

Pada konser yang digelar di Prabuwangi Park, Arcamanik, ada 3 local heroes alias grup musik asli Bandung yang diajak kolaborasi.

Masing-masing: DT09, Stand Here
Alone/SHA dan Preman Disko.

Mbenk yang merupakan pendiri, vokalis dan basis SHA bersyukur diajak kolaborasi HS
di konser Hey Slank ini.

Sekira sebulan sebelumnya, di Konser HS Hey Slank Palembang (sesi-7) SHA juga jadi line up artist yang manggung.

“Tentunya seneng banget, apalagi saya ini juga Slankers Kelapa Gading, dengerin
Slank dari abang-abangan saya, saat itu album PLUR (Album Slank 2004).

Jadi SHA ini tetap ada alur darahnya Slank, saya tidak akan pernah melewatkan momen ini,” kata pria bernama asli Taufik Andryansyah itu.

Direktur Komersial HS Tessa Arya Pradana juga bercerita, spirit kreatif, tumbuh dari
grassroot musisi-musisi itu sejalan dengan HS, pabrikan rokok yang tergolong baru,
dimiliki orang asli Indonesia, namun berani mendobrak pasar dengan aneka
terobosannya.

“Spirit HS sangat relevan dengan Kota Bandung yang warga-warganya kreatif, berani membuat perubahan.

Sejak saya kecil saya lihat fenomena ini di sini. Kami merasa kota ini sangat relevan dengan movements kami,” ungkap Tessa yang juga asli Bandung itu. (Rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi

expand_less