Peduli Sesama, Serdik Sespimma Angkatan 76 Sambangi Warga Kurang Mampu di Lembang
- account_circle Redaksi
- calendar_month 18 jam yang lalu
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG BARAT, BEKASIVOICE.com â Kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan peserta didik (Serdik) Sespimma Angkatan ke-76. Bersama jajaran Sespimma Lemdiklat Polri, mereka menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (8/9/2026).
Sebanyak 150 paket sembako disalurkan dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya dipusatkan di Balai Desa Langensari, penyaluran bantuan juga dilakukan dengan mendatangi langsung sejumlah rumah warga yang dinilai membutuhkan.
Langkah tersebut membuat kegiatan bakti sosial tidak sekadar menjadi agenda pembagian bantuan. Para Serdik dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus melihat lebih dekat kondisi warga yang menjadi sasaran bantuan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter kepemimpinan para Serdik sebagai calon pemimpin di lingkungan Polri. Kepemimpinan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga kepekaan dalam melihat persoalan yang dihadapi masyarakat.
Kehadiran para Serdik di tengah warga menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi. Bantuan yang diberikan memang tidak serta-merta menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat, namun diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga yang menerimanya.
Kegiatan tersebut dihadiri Kasespimma Brigjen Pol Victor Togi Tambunan, S.H., S.I.K., jajaran Pejabat Utama (PJU) Sespimma, Widyaiswara Kepolisian Madya TK III Sespimma, para Patun Sespimma, serta Serdik Sespimma Angkatan ke-76.
Bagi institusi pendidikan kepemimpinan Polri, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun perspektif kepemimpinan yang lebih humanis. Para peserta didik tidak hanya belajar mengenai tugas dan tanggung jawab kepolisian, tetapi juga diajak memahami realitas sosial yang dihadapi masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan tersebut turut menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Pertemuan langsung dengan warga diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dan membangun rasa saling percaya.
Semangat pengabdian itu pun menjadi pesan penting dari kegiatan bakti sosial tersebut. Bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui penegakan hukum atau tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi kemanusiaan.
Melalui bakti sosial di Desa Langensari, Serdik Sespimma Angkatan ke-76 diharapkan semakin memahami bahwa menjadi pemimpin di lingkungan Polri berarti memiliki tanggung jawab untuk hadir, mendengar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas pentingnya membangun sosok pemimpin Polri yang profesional, responsif, humanis, serta memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat. (Ccp)
- Penulis: Redaksi


