Listrik Padam Berjam-jam di Bekasi, PLN Sebut Terkait Penguatan dan Pemeliharaan Jaringan
- account_circle Redaksi Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASIVOICE.com, BEKASI — Ribuan warga di berbagai penjuru Kota Bekasi dilanda pemadaman listrik sepanjang Rabu (10/6/2026). Pemadaman yang berlangsung berjam-jam itu membuat aktivitas sehari-hari warga lumpuh, mulai dari memasak, mencuci, hingga menyelesaikan tugas kuliah dan pekerjaan—dan yang paling memancing kekesalan, tidak ada satu pun pemberitahuan resmi sebelumnya dari PLN.
Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Bekasi akhirnya buka suara. Melalui petugas Rahmat Hidayat, PLN menyatakan pemadaman masih berlangsung dalam rangka penguatan sistem pasokan listrik di masing-masing wilayah terdampak.
“Terkait hal tersebut masih progres perkuatan sistem pasokan di masing-masing wilayah terdampak padam,” kata Rahmat saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Rahmat menambahkan bahwa pemadaman tidak terpusat di satu titik, melainkan menyebar luas. “Lokasinya tersebar di wilayah se-Bekasi,” ujarnya.
Warga Tak Dapat Informasi, Tahu Lewat Medsos
Salah satu warga yang paling terdampak adalah Adika Fadhil (31), warga Villa Mas Garden, Bekasi Utara. Listrik di rumahnya padam sejak pukul 07.30 WIB tanpa ada pemberitahuan apa pun sebelumnya.
“Enggak ada pemberitahuan, tiba-tiba mati lampu,” keluh Adika. Ia mengungkapkan sejumlah kegiatan rumah tangga terpaksa terhenti total. “Dampaknya, istri jadi enggak bisa masak di rumah. Aktivitas kayak nyuci baju dan alat makan juga tertinggal. Mandi juga dari sisa tampungan air,” ungkapnya.
Senasib, warga Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi Timur, Yeni Lestari (29), mengalami mati listrik sejak pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Ia mengaku baru mengetahui adanya pemadaman serentak bukan dari pengumuman resmi PLN, melainkan dari media sosial X.
“Sejauh ini sih nggak ada pemberitahuan ya, atau mungkin ada, tapi saya yang ke-skip infonya. Saya tahu ada pemadaman listrik serentak itu justru dari (medsos) X,” tutur Yeni.
Pemadaman itu juga mengganggu pekerjaannya. Wifi mati, gawai kehabisan daya, sementara listrik tak kunjung menyala.
“Pertama, wifi mati. Jadi mesti pakai paket data sendiri, harusnya kalau di rumah kan berhemat. Dan menyusahkan saya yang bekerja karena HP lowbatt, powerbank sudah habis, listrik lama nyalanya,” keluhnya.
PLN: Pemeliharaan Jaringan Distribusi
Petugas call center PLN menjelaskan, pemadaman bergilir yang melanda kawasan Rawalumbu dan sekitarnya—yang masuk dalam wilayah Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bantargebang—berlangsung sejak pagi hari dengan durasi bervariasi antar-lokasi.
“Sekitar tadi siang sampai sore hari ada pemadaman di wilayah tersebut dan kami cek ini pemadamannya terkait sehubungan adanya upaya peningkatan pasokan listrik untuk masyarakat. PLN sedang melaksanakan kegiatan penguatan dan pemeliharaan jaringan distribusi listrik yang membutuhkan pengaturan pasokan listrik atau manajemen beban,” terang petugas.
Soal jam pemulihan, petugas menyebut variasinya cukup lebar. “Untuk pemadaman kami cek khususnya di ULP Bantargebang bervariasi ada di pukul 9 pagi, ada di pukul 10 pagi, ada yang jam 11 (siang) sudah menyala dan ada juga yang pukul 8 malam baru menyala,” tuturnya.
Di tengah pemadaman yang berlangsung lama, sejumlah warga mengalirkan keluhannya langsung melalui kolom komentar di akun Instagram resmi PLN Bekasi, @plnbekasi.
- Penulis: Redaksi Admin