Breaking News
dark_mode
Tags
Beranda » Lingkungan » Tanpa Uang Tunai, Warga Bekasi Kini Bisa Bayar SIM dan SKCK Cukup dengan Sampah

Tanpa Uang Tunai, Warga Bekasi Kini Bisa Bayar SIM dan SKCK Cukup dengan Sampah

  • account_circle Muhaidin
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASIVOICE.com, BEKASI — Inovasi layanan publik yang ramah lingkungan kini hadir di Kabupaten Bekasi. Warga tidak perlu lagi menyiapkan uang tunai penuh untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), cukup dengan membawa sampah.

Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi secara resmi meluncurkan program bertajuk “Green Service” pada Kamis (4/6/2026). Program ini mengusung konsep konversi sampah anorganik menjadi tabungan yang bisa digunakan sebagai pengganti biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk berbagai layanan di lingkungan Polres.

Peluncuran program ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni bersama Kasatlantas Komisaris Pol. Sugihartono. Hadir pula dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hanas, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Semeru, serta jajaran pejabat utama Polres dan Forkopimda setempat.

“Bayar pakai sampah. Bukan hanya SIM, jadi seluruh layanan publik di Polres Metro Bekasi yang ada PNBP-nya, seperti SKCK juga. Nanti bisa ditukar dari hasil penjualan sampah,” kata Kapolres Sumarni usai peluncuran.

Buku Tabungan Khusus untuk Warga

Melalui program ini, setiap warga yang berpartisipasi akan mendapatkan buku tabungan khusus untuk mencatat nilai hasil penjualan sampah yang mereka setor. Sampah botol plastik dihargai Rp3.000 per kilogram, sedangkan tutup botol air mineral lebih tinggi, yakni Rp5.000 per kilogram.

Sampah-sampah tersebut dapat disetorkan di seluruh kepolisian sektor, di Mapolres Metro Bekasi secara langsung, maupun melalui 482 bank sampah yang telah terdata di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Dalam program ini, kepolisian juga menggandeng Yayasan Wangda Cendikia yang bertugas mengelola sampah organik di sekitar area Mapolres menjadi pupuk kompos dan produk bernilai ekonomis lainnya.

Edukasi Pemilahan Sampah dari Rumah

Kapolres Sumarni berharap program Green Service tidak sekadar memudahkan layanan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah. Langkah ini sekaligus diarahkan sebagai dukungan terhadap gerakan konservasi lingkungan guna meminimalisir dampak negatif sampah.

“Sampah bisa jadi uang, sampah bisa jadi mempermudah layanan publik, khususnya yang tadi kita launching Green Service untuk layanan di Polres Metro Bekasi,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hanas menyambut positif inisiatif ini dan menilai program serupa perlu direplikasi oleh pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa persoalan sampah sudah menjadi masalah klasik di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Kabupaten Bekasi menghasilkan sampah seberat 2.250 ton per harinya. Maka agar tidak semua menumpuk di TPA, harus ada proses pemilahan dari tingkat masyarakat. Karena ada nilai ekonomis yang didapatkan dari pemilihan sampah itu,” tegasnya.

Respons Positif dari Warga

Antusiasme masyarakat pun langsung terlihat saat hari peluncuran. Joko (41), warga Puri Cikarang, mengaku sengaja membawa sampah tutup botol plastik seberat lima kilogram ke bank sampah Polres Metro Bekasi setelah mendapat informasi tentang program ini.

“Ada info bayar SIM bisa pakai sampah, kebetulan saya ada sampah botol plastik. Jadi saya bawa buat tambahan bayar buat SIM. Lumayan sampah saya dibeli Rp25.000, selisihnya pakai uang pribadi,” kata Joko dengan nada puas.

Program Green Service ini menjadi contoh nyata bagaimana sampah — yang selama ini dianggap beban — bisa diubah menjadi solusi sekaligus jembatan antara kepentingan pelayanan publik dan kepedulian terhadap lingkungan. (red)


There is no ads to display, Please add some
  • Penulis: Muhaidin
  • Editor: Redaksi

Rekomendasi

  • Diskusi Dengan Muda-Mudi Faizal Janjikan Program Kerja Untuk Pemuda Kab. Bekasi

    Diskusi Dengan Muda-Mudi Faizal Janjikan Program Kerja Untuk Pemuda Kab. Bekasi

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    bekasivoice.com | Tambun Selatan, Forum Muda-Mudi Jabar Asih bersama PKS Muda Kab. Bekasi menggelar diskusi bersama Calon Wakil Bupati Kabupaten Bekasi dari PKS H. Faizal Hafan Farid. Diskusi di gelar di Tridas Waterpark, Tridaya Sakti, Tambun Selatan. Minggu (27/10/2024). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad mustofa, Lilik Syaikhu, Lusiana Rachmawati […]

  • Seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten Bekasi Dibuka Langsung Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi

    Seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten Bekasi Dibuka Langsung Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASIVOICE.COM | CIKARANG, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bekasi Iman Nugraha membuka kegiatan seleksi pemuda pelopor tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2025 di Hotel Antero Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Selasa (29/4). Dalam sambutannya Kadisbudpora Iman Nugraha, S.T., M. Si. mengajak para peserta untuk semangat dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Dengan dibukanya seleksi pemuda pelopor […]

  • Warga Desa Sumbersari & AMPUH Indonesia Nyatakan Sikap Dukung Penegakan Hukum Terkait Korupsi Dana Desa

    Warga Desa Sumbersari & AMPUH Indonesia Nyatakan Sikap Dukung Penegakan Hukum Terkait Korupsi Dana Desa

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bekasi Voice | Pebayuran, Warga Masyarakat Desa Sumbersari menyampaikan Pernyataan Sikap dan Dukungan terhadap Proses Penegakan Hukum Kejari dan Inspektorat Kabupaten Bekasi terhadap Korupsi Dana Desa Pemerintahan Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran. Hari ini Kami hadir memenuhi panggilan sebagai warga negara yang berpartisipasi terhadap Proses Penegakan Hukum yang sedang di jalankan oleh Kejari kabupaten Bekasi dan […]

  • Tinjau Pagar Laut Tarumajaya Bekasi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Kunjungi Rumah Warga

    Tinjau Pagar Laut Tarumajaya Bekasi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Kunjungi Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bekasi Voice | Tarumajaya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Meninjau pagar laut di Desa Segarajaya, Kec. Tarumajaya, Kab. Bekasi. Pada Selasa, (4/2/2025). Nusron yang datang pukul 10:14 WIB. Langsung menuju Rumah warga untuk menemui seorang warga untuk mengklarifikasi informasi terkait sertifikat yang dipindah oleh oknum ke area pagar […]

  • Banjir Bekasi dan Krisis Tata Ruang: Ketika Regulasi Ada, Pengawasan Absen

    Banjir Bekasi dan Krisis Tata Ruang: Ketika Regulasi Ada, Pengawasan Absen

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

      Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi pada Januari 2026. Peristiwa ini bukan kejutan. Hampir setiap musim hujan, berita serupa muncul dengan lokasi yang relatif sama, pola yang berulang, serta korban sosial yang terus bertambah. Di tengah peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pertanyaan mendasar kembali mengemuka: sampai […]

  • Cluster D’Reno Residence Hunian Asri dan Nyaman di Tambun Utara

    Cluster D’Reno Residence Hunian Asri dan Nyaman di Tambun Utara

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASIVOICE.COM | MEMILIK rumah sendiri yang adalah impian dan idaman semua orang. Hunian Cluster D’Reno Residence Tambun Utara bisa menjadi pilihan tepat bagi anda yang masih bingung mencari tempat tinggal yang nyaman dan asri. Lokasinya yang berada di Jalan Desa Karang Satria,Tambun Utara, Kabupaten Bekasi terbilang cukup strategis, dapat ditempuh hanya sekitar 14 menit berkendara […]

expand_less