Usai Nyoblos, Shadiq Helmy Serukan Persatuan dan Kolaborasi di Lambangsari
- account_circle Redaksi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bekasi, BEKASIVOICE.com – Ketua Forum Peduli Cijambe, Shadiq Helmy, menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lambangsari untuk periode 2026–2034, Minggu (20/9/2026) pagi.
Usai mencoblos, Shadiq mengajak seluruh masyarakat Lambangsari menjaga suasana kondusif dan menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa. Menurutnya, pesta demokrasi telah selesai dilaksanakan dan kini saatnya seluruh elemen masyarakat kembali bersatu untuk membangun desa.
“Pesta demokrasi sudah kita laksanakan. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Desa Lambangsari, tentu harus kita dukung bersama. Dalam kehidupan bermasyarakat, yang paling penting adalah saling membantu, menjaga kebersamaan, dan membangun desa secara bersama-sama,” ujar Shadiq.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada calon yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat. Shadiq menilai kemenangan dalam Pilkades bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk merealisasikan visi dan misi pembangunan desa.
“Untuk calon yang memperoleh kemenangan, saya ucapkan selamat atas amanah yang diberikan masyarakat. Ini bukan akhir, tetapi justru awal dari perjuangan yang harus kita jalankan bersama untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Desa Lambangsari,” katanya.
Shadiq juga mengajak kandidat maupun pendukung yang belum mendapatkan hasil sesuai harapan untuk menerima keputusan masyarakat secara lapang dada. Menurutnya, seluruh warga memiliki posisi yang sama dalam pembangunan desa setelah proses pemilihan berakhir.
“Bagi yang belum berkesempatan terpilih, mari kita terima hasilnya dengan baik dan tetap mendukung program kepala desa terpilih. Karena setelah Pilkades selesai, kita semua kembali menjadi bagian dari masyarakat Lambangsari yang memiliki tanggung jawab bersama untuk memajukan desa,” tuturnya.
Ia menegaskan pembangunan desa membutuhkan kolaborasi lintas kelompok dan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah desa. Peran masyarakat, organisasi, komunitas, hingga kelompok pemerhati lingkungan dinilai penting untuk mendukung berbagai program pembangunan.
Shadiq mengatakan, Forum Peduli Cijambe yang dipimpinnya selama ini berupaya membangun kolaborasi dengan Pemerintah Desa Lambangsari, khususnya dalam penanganan persoalan lingkungan.
“Berbagi peran dan berkolaborasi itu penting. Seperti yang saya lakukan bersama Forum Peduli Cijambe, kami berkolaborasi dengan Desa Lambangsari sebagai salah satu lokus dalam penanganan masalah lingkungan. Ke depan, tentu kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat,” ujarnya.
Selain itu, sebagai Ketua Pokdarwis Jayasari, Shadiq menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dalam pengembangan dan pengelolaan kawasan Situ Cibeureum. Ia berharap potensi lingkungan dan wisata yang ada dapat dikelola secara bersama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sebagai Ketua Pokdarwis Jayasari, saya juga siap berkolaborasi dan bekerja sama untuk Situ Cibeureum. Saya berharap potensi yang ada dapat terus dikembangkan dengan melibatkan masyarakat, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Shadiq juga secara terbuka menyatakan dukungannya kepada calon petahana nomor urut 4 yakni Pipit Haryanti. Namun, ia menegaskan sikap tersebut tidak mengubah komitmennya untuk tetap mendukung siapa pun yang nantinya memperoleh mandat dari masyarakat.
“Saya pribadi mendukung calon petahana nomor 4. Tetapi siapa pun yang terpilih, pada akhirnya yang menang dan merasakan manfaat dari proses demokrasi ini adalah seluruh warga Lambangsari,” pungkasnya.
Menurut Shadiq, momentum Pilkades seharusnya menjadi titik awal untuk memperkuat kembali persatuan warga. Perbedaan pilihan politik, kata dia, tidak semestinya menjadi alasan untuk memutus hubungan sosial maupun menghambat pembangunan desa.
Ia berharap kepala desa terpilih nantinya dapat merangkul seluruh elemen masyarakat dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya demi mewujudkan Lambangsari yang semakin maju, lingkungan yang lebih baik, serta kehidupan masyarakat yang semakin harmonis. (Ccp)
- Penulis: Redaksi


