Breaking News
dark_mode
Tags
Beranda » Daerah » Tragedi Berdarah di Jalanan Bekasi: Tawuran Pecah, Satu Pelajar Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

Tragedi Berdarah di Jalanan Bekasi: Tawuran Pecah, Satu Pelajar Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

  • account_circle MM
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASIVOICE.COM — Malam di kawasan terowongan (underpass) Tambun, Kabupaten Bekasi, berujung petaka. Jalanan yang seharusnya menjadi urat nadi warga berubah menjadi arena jagal berdarah ketika sekelompok remaja terlibat tawuran mematikan. Nyawa seorang pelajar berinisial HNW (16) melayang sia-sia di ujung tajamnya celurit.

Tragedi yang terjadi di Jalan Mekarsari Tengah, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan dan keamanan di wilayah penyangga ibu kota. Kenakalan remaja kini tak lagi sebatas kenakalan, melainkan tindak pidana pembunuhan.

Ajakan Maut dan Sabetan Bertubi-tubi

Insiden mengerikan ini bermula dari ajakan seorang pemuda berinisial A (19) kepada tiga rekannya yang masih berstatus pelajar: NU (16), F (16), dan B.

Wakil Kepala Polsek Tambun Selatan, Ajun Komisaris Kukuh Setio Utomo, mengungkapkan bahwa niat jahat itu memang sudah direncanakan secara matang. “Pelaku A sudah menyiapkan senjata tajam jenis celurit. Selanjutnya NU, F, dan B mengambil senjata tajam masing-masing,” ujar Kukuh pada Minggu (7/6).

Dengan senjata di tangan, kelompok ini berburu lawan. Begitu melihat kelompok musuh, aksi kejar-kejaran pecah. Nahas bagi HNW, ia terpisah dari rombongannya dan terjebak. Tanpa ampun, NU langsung mengayunkan celuritnya ke sisi kanan kepala HNW, membuat remaja 16 tahun itu ambruk ke aspal.

Kekejaman tak berhenti di situ. Meski korban sudah tak berdaya, para pelaku secara bengis melanjutkan aksinya secara bergantian. Pelaku B (yang kini buron) menyabet tubuh korban, disusul A yang kembali menargetkan kepala, dan F yang melukai paha korban.

Setelah memastikan korban tewas kehabisan darah, pelaku A dengan dingin menyeret tubuh HNW ke pinggir jalan sebelum akhirnya ditemukan oleh warga sekitar.

Perburuan ke Sekolah hingga Ancaman 15 Tahun Penjara

Mendapat laporan adanya temuan jenazah, tim piket Polsek Tambun Selatan langsung bergerak cepat. Jenazah HNW dievakuasi ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.

Penyelidikan intensif pun membuahkan hasil. Polisi tak butuh waktu lama untuk meringkus para algojo jalanan tersebut. NU dan F ditangkap tanpa perlawanan tepat di sekolah mereka di wilayah Bekasi Timur, sementara A diciduk di kediamannya di kawasan Tambun Selatan. Saat ini, kepolisian masih memburu satu pelaku utama lainnya, yakni B.

Atas kekejiannya, para pelaku tak akan bisa tidur nyenyak. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 80 Ayat (3) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Para pelaku terancam pidana penjara paling lama 15 tahun,” tegas AKP Kukuh.

Bekasi Darurat Tawuran: Brimob Turun Tangan

Tewasnya HNW di Tambun hanyalah puncak gunung es dari rawannya aksi kriminalitas jalanan di Bekasi. Beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada Kamis dini hari (4/6), kepolisian sebenarnya terus berupaya meredam aksi serupa.

Personel Tim Patra 73 D Satuan Brimob Polda Metro Jaya sempat menggagalkan potensi tawuran berdarah di Jalan P Jawa, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Sekitar pukul 02.30 WIB, petugas yang tengah berpatroli memergoki sekelompok pemuda yang bersiap tempur.

Melihat kedatangan aparat, kelompok tersebut kocar-kacir. Namun, kesigapan petugas berhasil mengamankan dua pemuda yang diduga kuat sebagai pentolan aksi. Dari tangan mereka, polisi menyita persenjataan lengkap: stik golf, golok, celurit, hingga corbek (senjata tajam rakitan/modifikasi).

“Kami bergerak cepat mengantisipasi potensi gesekan di ruang publik, terutama pada jam-jam rawan dini hari,” tegas Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Henik Maryanto.

Dua nyawa dan masa depan hancur dalam semalam. Pihak kepolisian kini kembali mengeluarkan peringatan keras bagi para orang tua di Kota maupun Kabupaten Bekasi. Pengawasan jam malam tak lagi sekadar imbauan, melainkan kewajiban mutlak jika tak ingin melihat anak-anak mereka pulang dalam kantong jenazah atau berakhir di balik jeruji besi.

(Redaksi BekasiVoice.com)

Penulis

#Design #Drawing #Develope #Drone

Rekomendasi

  • Wakil Menteri Dikdasmen Sosialisasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Tambun Utara Bekasi

    Wakil Menteri Dikdasmen Sosialisasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Tambun Utara Bekasi

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASIVOICE.COM | Tambun Utara, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LLM., PH. Menghadiri acara Sosialisasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Kompleks Pendidikan SMPIT dan SMA IP An-Nahlah Al-Islamy, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, pada Rabu (26/2/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, […]

  • Relawan Pankesmas Inisiasi Pengobatan Katarak dan Skrining Kesehatan Gratis

    Relawan Pankesmas Inisiasi Pengobatan Katarak dan Skrining Kesehatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle MM
    • 0Komentar

    Bekasivoice.com – Tambun Selatan, Bakti Sosial (Baksos) pengobatan katarak dan skrining kesehatan masyarakat secara gratis di gelar di wilayah RW 05 perumahan Papan Mas Desa Setiamekar Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada, Selasa (16/05/2023) . Kegiatan yang di inisiasi relawan Pendampingan Kesehatan Masyarakat (Pankesmas) bekerja sama dengan RS. Mitra Medika Narom (MMN) menyasar warga yang […]

  • Satreskrim Polres Metro Bekasi Ungkap Sindikat Curanmor Lintas Wilayah, Tujuh Tersangka Dibekuk

    Satreskrim Polres Metro Bekasi Ungkap Sindikat Curanmor Lintas Wilayah, Tujuh Tersangka Dibekuk

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASIVOICE.COM | BEKASI– Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi lintas wilayah dan telah meresahkan masyarakat. Dalam pengungkapan ini, tujuh tersangka berhasil diamankan, termasuk residivis, eksekutor, dan joki.   Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa dalam konferensi pers yang digelar di Lobi Polres Metro Bekasi […]

  • Pemerintah Kabupaten Bekasi Buka Layanan Pengaduan “Lapor AA Bupati”

    Pemerintah Kabupaten Bekasi Buka Layanan Pengaduan “Lapor AA Bupati”

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASIVOICE.COM | Pemerintah Kabupaten Bekasi membuka layanan pengaduan “Lapor AA Bupati” Layanan tersebut merupakan layanan pengaduan melalui chat whatsapp dimana masyarakat Kabupaten Bekasi bisa mengadu secara langsung terkait permasalahan yang ada di Kabupaten Bekasi dengan Platform whatsapp di Nomor (0899-0015-777). Layanan pengaduan ini resmi diluncurkan dalam diskusi bareng bersama pegiat sosial media dalam rangka 100 […]

  • Desa Kedung Jaya Bentuk Desa Tangguh Bencana

    Desa Kedung Jaya Bentuk Desa Tangguh Bencana

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle MM
    • 0Komentar

     Babelan, Bekasivoice.com- Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi bentuk Desa tangguh bencana (Destana) pada hari selasa, 28 Juni 2022.   Dalam Pembentukan tersebut dikukuhkan sebagai ketua M. Rizky Ali, Isna Faizah Asrani sebagai Sekretaris, Miftahussa’adah sebagai bendahara dan 17 anggota lainnya. Pengukuhan berlangsung lancar dengan dihadiri Sekretaris Desa, BPD dan Perangkat Desa Kedung Jaya. Hadirnya […]

  • KNPI Kecamatan Sukawangi Siap Mendukung dan Mengawal Musrembang Tingkat Kecamatan Sukawangi 2025

    KNPI Kecamatan Sukawangi Siap Mendukung dan Mengawal Musrembang Tingkat Kecamatan Sukawangi 2025

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle MM
    • 0Komentar

    Bekasivoice.com – Sukawangi, Dalam rangka Musyawarah Rencana Pengembangan dan Pembangunan (MUSRENBANG) tingkat Kecamatan tahun 2025, Kecamatan Sukawangi mengadakan kegiatan tersebut di Gedung Akademi Maritim Cirebon (AMC) Sukawangi. (25/01/2024). Kegiatan Musrembang tingkat Kecamatan tersebut bertema “Peningkatan Pelayanan Publik Dalam Mewujudkan Stabilitas Ekonomi Daerah dan Konektivitas Daerah yang berkelanjutan”. [irp] Dalam Kesempatan tersebut Camat Sukawangi Parno Martono […]

expand_less