Breaking News
dark_mode
Tags
Beranda » Pendidikan » Beban Server dan Insfrastruktur Lemah Masih Jadi PR Untuk SPMB Kota Bekasi

Beban Server dan Insfrastruktur Lemah Masih Jadi PR Untuk SPMB Kota Bekasi

  • account_circle MM
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI VOICE.COM– Pemuda ICMI Kota Bekasi menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun ajaran baru ini.(07/06)

Meski Dinas Pendidikan Kota Bekasi telah berupaya melakukan digitalisasi, platform tersebut dinilai masih menyisakan berbagai persoalan teknis di lapangan yang berpotensi merugikan hak akses pendidikan bagi masyarakat.

Ketua Pemuda ICMI Kota Bekasi, H. Imamuddin, menyatakan bahwa langkah integrasi sistem berbasis web, aplikasi seluler, serta verifikasi kependudukan real-time yang diluncurkan pemerintah kota patut diapresiasi secara konseptual. Namun, ia menegaskan bahwa implementasi teknologi yang tidak matang justru menciptakan hambatan baru (barikade digital) bagi orang tua murid.

“Niatnya menyederhanakan, tetapi jika sistem belum siap menampung beban massal, digitalisasi ini justru menyulitkan dan memicu kepanikan di kalangan orang tua,” ujar H. Imamuddin saat ditemui di Bekasi, Minggu (7/6).

Sorotan Kelemahan Sistem dan Indikasi Error

Berdasarkan hasil pemantauan tim internal ICMI Muda Kota Bekasi, H. Imamuddin membeberkan sejumlah kelemahan krusial dan indikasi eror pada sistem SPMB tahun ini yang perlu segera dievaluasi:

  1. Masalah Kronis Geotagging (Jalur Zonasi)

    Di tahun sebelumnya, kelemahan paling fatal yang ditemukan adalah ketidakakuratan penentuan titik koordinat (geolocation) pada platform pendaftaran. Banyak ditemukan kasus di mana titik rumah riil pendaftar meleset jauh dari alamat yang tertera di Kartu Keluarga (KK).

    “Ini sangat sensitif karena jalur zonasi bergantung pada jarak. Kalau sistem salah membaca titik hingga ratusan meter atau bahkan hitungan kilometer, anak yang rumahnya di depan sekolah pun bisa tereliminasi secara tidak adil,” tegas Imamuddin.

  2. Dilema Sinkronisasi Data Dukcapil

    Sistem verifikasi otomatis dengan basis data kependudukan dinilai belum sepenuhnya sinkron secara real-time. Orang tua murid yang baru melakukan pembaruan KK dalam setahun terakhir kerap mendapati NIK anak mereka tidak terbaca oleh sistem, sehingga proses pendaftaran mandiri langsung terhenti di tahap awal.

  3. Infrastruktur Server Lemah (Connection Timeout)

    Pada jam-jam sibuk, terjadi penumpukan akses simultan (bottleneck) yang mengakibatkan perlambatan server yang parah. Akibat high latency ini, orang tua murid sering mengalami eror gagal unggah dokumen, atau mendapati situs web sama sekali tidak merespons (timeout).

Masukan dan Rekomendasi Pemuda ICMI Kota Bekasi

Menyikapi berbagai kendala tersebut, H. Imamuddin atas nama Pemuda ICMI Kota Bekasi memberikan beberapa masukan konkret kepada Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota Bekasi:

  • Audit dan Upgrade Kapasitas Server: Pemkot Bekasi harus memastikan infrastruktur server memiliki kapasitas bandwidth yang memadai agar mampu menangani lonjakan trafik saat ribuan warga mengakses sistem secara bersamaan di hari pertama pendaftaran.

  • Penyederhanaan Kompresi File Dokumen: Sistem pengunggahan berkas pada aplikasi seluler harus dibuat lebih ramah pengguna (user-friendly), dilengkapi fitur kompresi otomatis agar warga tidak perlu kebingungan mengecilkan ukuran file secara manual.

  • Transparansi dan Penguatan Posko Sekolah: Akses bantuan di posko-posko sekolah harus diperkuat. Jika sistem mandiri eror, operator di tingkat sekolah harus dibekali dasbor khusus yang stabil untuk menginput data warga secara manual tanpa birokrasi yang rumit.

“Pendidikan adalah hak dasar setiap anak Bekasi. Jangan sampai anak-anak kita kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena sistem web yang eror atau server down. Pemerintah daerah wajib melakukan evaluasi total dan menyiapkan mitigasi darurat agar kegaduhan tahunan ini tidak terus berulang,” punggah H. Imamuddin menutup pernyataannya.

Penulis

#Design #Drawing #Develope #Drone

Rekomendasi

  • Film Almarhum Tayang di Bioskop Mulai 9 Januari 2025

    Film Almarhum Tayang di Bioskop Mulai 9 Januari 2025

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bekasi Voice | Bekasi, Unlimited Production, bekerj sama dengan Light House, A&Z Films, dan DAP, dengan bangga mempersembahkan Almarhum, sebuah film horor yang menyelami mitos Jawa tentang Selasa Kliwon. Diproduseri oleh Oswin Bonifanz, film ini siap menghantui layar bioskop di seluruh Indonesia mulai 9 Januari 2025. Almarhum mengangkat kepercayaan masyarakat Jawa bahwa Selasa Kliwon adalah […]

  • Resmi Meluncur! Si Gobek, Maskot Baru Kota Bekasi yang Terinspirasi dari Ikan Gabus

    Resmi Meluncur! Si Gobek, Maskot Baru Kota Bekasi yang Terinspirasi dari Ikan Gabus

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASIVOICE.COM | KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi kini memiliki identitas visual baru dengan diluncurkannya maskot resmi Kota Bekasi yang diberi nama “Si Gobek”. Acara peluncuran yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tokoh budayawan setempat. Wakil Wali Kota Bekasi, […]

  • BN-Holiq-terima-surat-tugas-sebagai-Cabup-atau-Cawabup-Bekasi

    Gerindra Beri Surat Tugas BN Holik Qodratullah Sebagai Bacabup Bekasi

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle MM
    • 0Komentar

    BEKASIVOICE – Cikarang, Surat tugas bernomor 07.0163/TGS-PILKADA/DPP-GERINDRA/2024 ini ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani pada 23 Juli 2024. Dalam surat tersebut, Partai Gerindra memberikan beberapa tugas kepada BN Holik. Pertama, ia diminta untuk berkoordinasi dengan DPD, DPC, PAC, dan Pimpinan Ranting Gerindra, guna menyusun dan melaksanakan kerja pemenangan […]

  • Tahun 2025 Tarif Nol Rupiah Untuk Bus Trans Wibawa Mukti Masi Di Berlakukan Dan Masyarakat Tetap Diminta Siapkan E-money

    Tahun 2025 Tarif Nol Rupiah Untuk Bus Trans Wibawa Mukti Masi Di Berlakukan Dan Masyarakat Tetap Diminta Siapkan E-money

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    BEKASIVOICE.COM | KABUPATEN BEKASI-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi tetap memberlakukan tarif nol rupiah bagi pengguna layanan Bus Trans Wibawa Mukti di Koridor 1 sepanjang tahun 2025. Layanan ini melayani rute Stasiun LRT Jatimulya hingga Cikarang dengan 30 titik pemberhentian di kedua arah. Sekretaris Dishub Kabupaten Bekasi, Reza Nuralam, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap layanan ini […]

  • Rapat Minggon Keliling Kecamatan Sukawangi Hanya Dihadiri Dua Kepala Desa ?

    Rapat Minggon Keliling Kecamatan Sukawangi Hanya Dihadiri Dua Kepala Desa ?

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bekasi Voice | Sukawangi, Rapat Minggon Keliling tingkat Kecamatan merupakan rapat rutin yang dilaksanakan oleh pemerintah Kecamatan untuk mengevaluasi kinerja, merencanakan, melaksanakan dan menginformasikan kegiatan Kecamatan yang berpindah Desa ke Desa. Kecamatan Sukawangi melaksanakan rapat Minggon Keliling pada Rabu, (23/10/2024) yang berlokasi di Desa Sukamekar. Dalam kegiatan rapat Minggon Keliling tersebut sangat disayangkan dari 7 […]

  • Skandal Migas Bekasi: Sengkarut Kerja Sama Asing yang Dibidik Jaksa

    Skandal Migas Bekasi: Sengkarut Kerja Sama Asing yang Dibidik Jaksa

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Editorial
    • 0Komentar

    BEKASI, bekasivoice.com– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi tengah bergerak cepat mengusut dugaan skandal korupsi dalam pengelolaan sumur gas bumi di Lapangan Jatinegara. Kasus yang melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Migas Kota Bekasi (Perseroda) dengan perusahaan asing asal Singapura, Foster Oil and Energy Pte Ltd (FOE), kini menjadi sorotan tajam publik. Kepala Kejari Kota […]

expand_less