Bekasi, 27 Mei 2025 – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan puluhan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Ruang KH. Noer Ali, Komplek Pemkab Bekasi. Acara ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kondusifitas wilayah dan mendukung iklim investasi yang sehat di Kabupaten Bekasi.

Deklarasi Bersama Demi Kemajuan Daerah
Dipimpin langsung oleh Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi (AOB), HM Zaenal Abidin, didampingi Sekjen Doni Ardon, acara ini disemarakkan dengan deklarasi ormas yang berkomitmen untuk mendukung penuh keamanan dan ketertiban umum di Kabupaten Bekasi.

Deklarasi ini mencakup tujuh poin penting, antara lain menjaga persatuan bangsa, mendukung pemerintah dan aparat keamanan, mencegah konflik, menolak kekerasan, menjaga toleransi, serta memerangi hoaks dan ujaran kebencian.

Peran Ormas sebagai Mitra Strategis Pemerintah
Dalam sambutannya, Bupati Ade Kuswara Kunang yang juga pernah aktif di organisasi masyarakat (Ikatan Putra Daerah/Ikapud) mengungkapkan pemahamannya yang mendalam terhadap keberadaan ormas dan LSM di Kabupaten Bekasi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Bekasi yang aman, tenteram, dan harmonis.

“Untuk mendukung visi-misi nasional dan RPJMD Kabupaten Bekasi, kita memerlukan situasi wilayah yang kondusif. Forum seperti ini sangat penting dalam menyamakan persepsi dan memperkuat peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah,” ujar Bupati.

Bupati juga menyoroti urgensi keterlibatan aktif ormas dalam menjaga stabilitas wilayah dan menolak segala bentuk premanisme yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat maupun menghambat iklim usaha.

“Komunikasi yang baik antar ormas dengan pemerintah menjadi kunci dalam mencegah potensi konflik dan kesalahpahaman. Dengan demikian, tercipta iklim usaha yang sehat dan aman, yang pada akhirnya memperlancar jalannya pembangunan,” tambahnya.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa mengapresiasi kondusifitas yang terjaga dengan baik di Kabupaten Bekasi sejak pertemuan sebelumnya lima bulan lalu. Hal ini, menurutnya, merupakan hasil dari komunikasi yang baik antar ormas dengan pemerintah dan kepolisian.

“Saya ingin menyampaikan atensi dari para pelaku usaha Kabupaten Bekasi bahwa sejak pertemuan kita yang pertama sekitar lima bulan lalu, kondusifitas di Kabupaten Bekasi terjaga dengan baik,” ungkap Kapolres. Ia berharap FGD ini menjadi wadah penting untuk membangun dialog terbuka dan konstruktif antara Forkopimda dengan berbagai elemen masyarakat.

“Komunikasi yang baik antar Ormas dan dengan pemerintah menjadi kunci utama dalam mencegah potensi konflik dan kesalahpahaman yang bisa menghambat pembangunan. Iklim usaha yang sehat dan aman bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperluas lapangan kerja, dan hal ini dapat terwujud bila seluruh unsur masyarakat bersatu menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

FGD ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Ketua DPRD, Kapolres Metro Bekasi, Dandim 0507 Kabupaten Bekasi, Kajari Kabupaten Bekasi, dan Ketua PN Kabupaten Bekasi. Dari jajaran ormas, hadir perwakilan dari Pemuda Pancasila, WBI, Gibas, Garda Bekasi, Garda Pasundan, GRIB Jaya, Triga Nusantara Indonesia, Banaspati, KPMP, GMBI, Forkabi, FAST, Cakra Sakti Nusantara, BPPKB Banten, PBNI Satria Banten, GMPI, FBR, dan sejumlah ormas serta LSM lainnya.

Acara diakhiri dengan penandatanganan deklarasi bersama oleh seluruh pihak yang hadir, menjadi simbol komitmen kolektif untuk menjaga Kabupaten Bekasi tetap aman, tentram, dan menarik bagi investasi.

Berikut isi deklarasi organisasi kemasyarakatan dalam bidang keamanan, ketenteraman dan ketertiban umum untuk mendukung percepatan pembangunan daerah dan kenyamanan iklim investasi di Kabupaten Bekasi.

KAMI ORGANISASI KEMASYARAKATAN, TOKOH MASYARAKAT DAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT SE- KABUPATEN BEKASI DENGAN INI MENYATAKAN SIKAP MENDUKUNG DAN SIAP MELAKSANAKAN KOMITMEN BERSAMA PEMERINTAH KABUPATEN BEKASI DAN KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA UNTUK:

1. MENJAGA KEUTUHAN PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA BERDASARKAN PANCASILA DAN UUD 1945

2. MENDUKUNG PEMERINTAH KABUPATEN BEKASI, TNI DAN POLRI DALAM MENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT SERTA MENDUKUNG IKLIM INVESTASI YANG NYAMAN DI KABUPATEN BEKASI

3. MENCEGAH KONFLIK BAIK ANTAR ANGGOTA ORGANISASI KEMASYARAKATAN MAUPUN DENGAN PIHAK LAIN SERTA MENGUTAMAKAN PENYELESAIAN DENGAN MUSYAWARAH

4. MENOLAK SEGALA BENTUK KEKERASAN DAN TINDAKAM ANARKIS

5. MENJAGA TOLERASI DAN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DAN KEBERAGAMAN

6. MENCEGAH HOAX DAN UJARAN KEBENCIAN

7. MENJAGA CITRA ORGANISASI KEMASYARAKATAN SERTA TIDAK TERLIBATN DALAM KEGIATAN YANG MERUGIKAN MASYARAKAT.

( Red )