Tragedi Berdarah di Cikarang Utara Sisingaan Asal Subang Tewas Tersengat Listrik
- account_circle MM
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASIVOICE.com – Duka mendalam menyelimuti arak-arakan hajatan khitanan di Kampung Cibeureum, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, saat tiga orang kru kesenian Sisingaan asal Kabupaten Subang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik, Selasa (2/6/2026) sore.
Ketiga korban yang meninggal dunia diidentifikasi sebagai Galang (18), Juhan (20), dan Rinto (29). Selain itu, dua kru lainnya, Rizal (18) dan Rizki (22), mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Seluruh korban merupakan pekerja kesenian odong-odong dari Alan Grup Dewa Tarompet asal Ciwera Gambarsari, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Kronologi Kejadian
Rombongan kesenian tersebut berangkat dari Subang pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB dan tiba di lokasi hajatan sekitar pukul 04.00 WIB. Mereka diundang untuk memeriahkan acara sunatan warga setempat.
Insiden bermula saat rombongan Sisingaan hendak kembali melanjutkan perjalanan setelah beristirahat. Satu personel yang berada di atas sound system berupaya mengangkat kabel listrik PLN menggunakan tangan. Seketika, korban tersengat aliran listrik.
Nahas, musibah tak berhenti di situ. Arus listrik kemudian merambat ke sejumlah orang yang berada di sekitar gerobak sound system, karena kendaraan tersebut terbuat dari material besi. Petugas Sat Linmas setempat, Pitung (70), yang menyaksikan kejadian itu menuturkan situasi yang mencekam.
“Ada sekitar tujuh orang yang jatuh dan terkapar,” ujar Pitung di lokasi kejadian.
Tak lama berselang, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari kabel listrik yang menjuntai rendah di lokasi. Warga setempat pun bergegas menghubungi bantuan. “Langsung kami hubungi ambulan desa untuk membawa mereka. Semuanya adalah pemain odong-odong dari grup kesenian. Warga setempat tidak ada yang menjadi korban,” kata Pitung.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Sumarni, menyatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kejadian. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemasangan garis polisi, pemeriksaan saksi, hingga koordinasi dengan rumah sakit yang menangani para korban.
“Tim Inafis Polres Metro Bekasi juga telah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan petunjuk dan bukti awal di lokasi kejadian,” kata Sumarni di Cikarang, Rabu (3/6/2026).
Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, menambahkan bahwa kendaraan yang digunakan rombongan memiliki muatan atau bagian atas yang cukup tinggi sehingga bersentuhan dengan kabel yang menjuntai di atas jalan. (red)