Cikarang – Halo, warga Bekasi! Ada kabar seru nih dari dunia politik lokal. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat baru saja ngumumin rencana mereka buat buka poros ketiga di Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. Buat yang belum tahu, Golkar ini emang lagi jago banget di Bekasi, dan mereka udah mulai komunikasi sama tiga partai yang belum nentuin arah politiknya. Nah, siapa aja sih tiga partai itu? Ada NasDem, PAN, dan Partai Buruh.
Rencana Golkar: Usung Akhmad Marjuki Jadi Calon Bupati
Dengan perolehan 10 kursi di Pileg 2024 kemarin, Golkar pede banget buat usung Ketua DPD Kabupaten Bekasi, Akhmad Marjuki, jadi calon Bupati Bekasi. Tapi, mereka masih nyari nih siapa yang bakal jadi calon wakil bupatinya. Pilihannya bakal diambil dari salah satu dari tiga partai yang belum menentukan koalisi, yaitu NasDem, PAN, dan Partai Buruh. Keputusan ini berdasarkan survei internal Partai Golkar.
[irp]
Kata Rahmat Sulaeman: Pendekatan Sudah Dimulai
Rahmat Sulaeman, Wakil Ketua Bappilu DPD Partai Golkar Jawa Barat, bilang kalau pendekatan sama partai-partai yang belum berkoalisi udah mulai dilakukan. Mereka cuma kurang satu kursi buat bikin poros baru. “Kami dari Golkar udah punya pendekatan sama partai-partai yang belum berkoalisi. Jadi, ada tiga calon yang dipertimbangkan karena kami cuma kurang satu kursi,” kata Rahmat.
Simulasi dan Survei Internal
Sejak 4 Juli 2024, Golkar udah mulai survei buat nyari calon wakil bupati yang cocok buat Akhmad Marjuki. Mereka simulasiin berbagai pasangan calon, misalnya Pak Marjuki dengan calon A atau calon B, dan seterusnya. Nama-nama calon itu bakal disurvei terutama yang udah melakukan pendekatan.
[nextpage title=”DUA POROS”]
Dua Poros Koalisi Sudah Terbentuk
Ngomong-ngomong soal koalisi, dua poros udah terbentuk nih buat Pilbup Bekasi. Poros pertama dipimpin oleh PDI Perjuangan dengan mengusung kadernya, Ade Kuswara Kunang, sebagai calon Bupati Bekasi. Poros ini juga didukung oleh PKS, PBB, dan PPP. Sedangkan poros kedua dibentuk oleh Partai Gerindra bersama PKB dan Demokrat. Meskipun mereka belum ngumumin siapa yang bakal diusung, nama Dani Ramdan sering disebut-sebut jadi calon dari koalisi tersebut.
Partai Buruh Masih Penjajakan
Ketua Exco Partai Buruh Jawa Barat, Suparno, bilang kalau partainya masih terbuka buat berkoalisi dengan semua partai dan masih dalam tahap penjajakan. Mereka emang pengen banget dukung Asep Surya Atmaja jadi pendamping calon bupati dari PDIP, Ade Kuswara Kunang. Tapi, mereka juga nggak nutup kemungkinan buat koalisi sama partai lain. “Sampai hari ini kami masih berkomunikasi dengan partai-partai lain. Semua masih dalam tahap penjajakan dan belum ada koalisi yang final,” ungkap Suparno.
PKS Optimistis Kadernya Jadi Pendamping
Di sisi lain, DPD PKS Kabupaten Bekasi optimistis banget kalau kadernya bakal jadi pendamping calon bupati dari PDIP, Ade Kuswara Kunang. Mereka udah punya satu nama calon wakil bupati (Cawabup) yang diputuskan oleh Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kabupaten Bekasi. Erwyn Kurniawan, Ketua Bidang Politik Hukum Strategi (Polhukstrat) Satgas Putih Jawa Barat Kabupaten Bekasi, bilang kalau nama Cawabup itu udah dikomunikasiin dan disetujui oleh ketua partai koalisi dan calon bupati. Tapi, sayangnya, nama itu masih dirahasiain dan bakal diumumin sebagai kejutan.
Apa yang Bakal Terjadi Selanjutnya?
Dengan rencana Golkar buat buka poros ketiga, Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 pasti bakal makin seru dan penuh kejutan. Semua partai lagi sibuk penjajakan dan nyiapin strategi terbaik buat menang. Buat kamu yang pengen terus update sama berita-berita terbaru tentang Pilkada Bekasi, jangan lupa buat terus pantengin berita-berita lokal.
Nah, gimana nih menurut kalian? Siapa yang bakal jadi calon bupati dan wakil bupati Bekasi yang akhirnya terpilih? Kita tunggu aja perkembangan selanjutnya dan pastikan kamu nggak ketinggalan berita-berita seru lainnya seputar Pilkada 2024 di Bekasi.