BEKASIVOICE – Bapenda Kota Bekasi berhasil menggembleng efisiensi penarikan pajak usai Lebaran, menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai 686 miliar rupiah. Optimasi ini merupakan kemajuan signifikan dalam sejarah pendapatan kota tersebut.
‘Pengumpulan pajak kami lakukan melalui berbagai macam teknik, dan para wajib pajak di Kota Bekasi menunjukkan respons yang sangat positif,’ ujar Kepala Bapenda Kota Bekasi.
Inisiatif ini dipimpin oleh pemimpin baru Bapenda Kota Bekasi, yang berfokus pada optimalisasi pengumpulan pajak. Alasan di balik pendekatan ini adalah memberikan daya ungkit yang lebih baik terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat Kota Bekasi dan meningkatkan layanan publik.
Kronologinya, setelah berakhirnya periode Lebaran, Bapenda Kota Bekasi langsung mengintensifkan proses pengumpulan pajak. Menggunakan berbagai metode dan teknologi, seperti penyuluhan dan pelayanan online, Bapenda berhasil mencapai target yang telah ditetapkan.
Optimasi ini memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian Kota Bekasi. Penghasilan ini dapat digunakan untuk memperbaiki berbagai sektor dan memperkuat infrastruktur kota. Diharapkan padat karya ini dapat terus ditingkatkan. Sehingga di masa mendatang, Kota Bekasi dapat mempertahankan pertumbuhan ekonominya dan memberikan layanan yang lebih baik lagi bagi warganya.
