Jan 24, 2026 /

Jaga Kondusifitas Wilayah, Forkopimda Bersama Aliansi Ormas Bekasi, SMSI, dan Speed Bagikan 1000 Makanan Siap Saji Kepada Ojol

Loading

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi, Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) Bekasi (AOB), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan Serikat Pengemudi Daring (Speed) bersinergi dalam sebuah kegiatan sosial. Mereka membagikan 1.000 paket makanan yang berisi nasi, ayam, lalapan, dan air mineral kepada para pengemudi ojek daring (ojol) di Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bergerak (mobile) dengan menyasar enam titik lokasi para pengemudi ojek daring biasa berkumpul pada hari Senin, 1 September 2025. Titik-titik tersebut meliputi Lippo Cikarang, Universitas Presiden, Sempu, Stasiun Cikarang, Warung Bongkok, dan Stasiun Tambun.

Sebelum pembagian makanan, para peserta, termasuk tokoh masyarakat dan kelompok mahasiswa, melaksanakan serangkaian ibadah. Rangkaian ibadah tersebut terdiri dari salat istigasah, salat hajat, salat gaib, dan doa bersama. Kelompok mahasiswa yang diundang secara langsung oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, antara lain Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Ikatan Mahasiswa Persatuan Islam (PERSIS).

Acara dilanjutkan dengan makan bersama, sambutan dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, dan Koordinator Daerah Serikat Pengemudi Daring (Speed) Kabupaten Bekasi, Akmal Prasetyo.

Pesan Bupati dan Pernyataan Pengemudi Ojek Daring

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menyampaikan apresiasi. “Terima kasih kepada teman-teman ojol yang dikoordinir oleh Pak Akmal dari Speed dan terutama Bang Haji Zaenal Abidin dari Aliansi Ormas Bekasi yang telah menunjukkan kepedulian dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bekasi,” ujarnya. Ia berharap Kabupaten Bekasi akan tetap kondusif, terhindar dari kerusuhan, dan masyarakat tidak terprovokasi oleh aksi-aksi yang dapat memicu kekacauan di beberapa daerah.

Baca Juga  Sah, KPUD Kab. Bekasi Tetapkan Pasangan Ade Kuswara & Asep Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2024-2029

Menanggapi pesan tersebut, Koordinator Speed Kabupaten Bekasi Akmal Prasetyo memastikan bahwa tidak akan ada aksi yang dilakukan oleh para pengemudi ojek daring di Kabupaten Bekasi. “Saya mewakili teman-teman memastikan tidak akan ada aksi unjuk rasa atau sejenisnya dari para pengemudi ojol di Kabupaten Bekasi,” tegas Akmal. “Dan jika ada pihak yang menggunakan atribut ojol dalam aksi unjuk rasa, mereka bukan bagian dari pengemudi ojol Kabupaten Bekasi.”

Setelah sambutan, Bupati Ade Kuswara Kunang menyerahkan paket makanan secara simbolis kepada Akmal Prasetyo dan menyampaikan pesan-pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Bekasi.

Himbauan untuk Menjaga Persatuan dan Kewaspadaan

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, antara lain Wakil Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, Ketua DPRD H. Ade Sukron, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa, Dandim 0509/Kab. Bekasi Letkol Arh Sabdho Aji Wibowo, Kajari Eddy Sumarman, dan Kepala PN Cikarang Hendri Agustian.

Di sela-sela acara, Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi HM Zaenal Abidin menjelaskan bahwa pihaknya rutin membagikan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan membagikan makanan siap saji rutin kami lakukan, biasanya setiap Jumat. Namun, khusus untuk minggu ini, kami melaksanakannya mulai hari Senin hingga Jumat ke depan,” jelasnya. Ia juga mengimbau seluruh ormas, LSM, dan komunitas untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Bekasi dari provokasi yang dapat memicu tindakan anarkis.

Himbauan serupa juga datang dari Ketua SMSI Kabupaten Bekasi Doni Ardon. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. “Mari bijak dalam bermedia sosial, jangan menyebarkan ujaran kebencian, berita bohong, dan informasi provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat,” imbaunya.

Baca Juga  Dukungan Gerakan Mahasiswa Melawan Oknum Nakal di Pelabuhan

Sebagai Sekretaris Jenderal Aliansi Ormas Bekasi, ia juga mengingatkan rekan-rekan jurnalis untuk menyaring berita yang akan dipublikasikan dan tidak menduplikasi berita yang dapat menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. “Saat ini, media adalah ujung tombak harmonisasi bangsa. Mari kita sampaikan berita yang berasal dari sumber tepercaya, yang menyejukkan, dan tingkatkan kewaspadaan dini,” pungkasnya. (Red).

Redaksi

POPULER

TERBARU

dprd single

© 2024 BEKASIVOICE.COM

pop up2025