Jan 24, 2026 /

BPBD Bekasi Respons Cepat | Warga Kampung Jegang Dapat Bantuan Logistik

Loading

BEKASIVOICEBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi langsung bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda permukiman warga di kampung Jegang RT 05/02, Desa Bojongmangu,pada Senin (2/10). Tim gabungan BPBD segera mengirimkan personel dan bantuan logistik untuk membantu warga terdampak musibah tersebut.

Kebakaran besar yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu menghanguskan sedikitnya lima rumah warga. Api dengan cepat menjalar akibat material bangunan yang mudah terbakar serta angin kencang yang memperparah situasi. Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Bekasi tiba di lokasi hanya dalam waktu 20 menit setelah menerima laporan. Mereka berhasil memadamkan api satu jam kemudian, mencegah kobaran merembet ke rumah-rumah lainnya.

“Kami langsung menerjunkan tim ke lokasi begitu mendapat informasi. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan memadamkan api agar tidak meluas,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Tidak hanya fokus pada pemadaman, BPBD juga segera mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak. Sebanyak 20 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini. BPBD menyalurkan bantuan berupa selimut, tikar, air mineral, makanan siap saji, hingga perlengkapan mandi untuk memenuhi kebutuhan dasar warga sementara waktu.

“Kami memberikan bantuan darurat agar warga bisa bertahan di pengungsian sementara. Kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut,” tambah Henri.

Warga setempat mengapresiasi respons cepat BPBD Bekasi. “Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kami sangat membutuhkan dukungan karena semua harta benda kami habis dilalap api,” kata Ahmad, salah satu korban kebakaran.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. BPBD mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di permukiman padat penduduk. “Kami terus mengedukasi masyarakat agar memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan alat elektronik menyala tanpa pengawasan,” tutup Henri.

Baca Juga  Rumah Zakat Bekasi Salurkan 100 Paket Zakat Fitrah untuk Mustahik Terdampak Banjir di Desa Sriamur, Tambun Utara

Hingga berita ini ditulis, warga masih berkumpul di posko darurat yang didirikan BPBD. Mereka berharap ada solusi jangka panjang untuk memulihkan kondisi mereka pasca-musibah ini.

Redaksi

POPULER

TERBARU

dprd single

© 2024 BEKASIVOICE.COM

pop up2025