Aliansi Ormas Bekasi bersama SMSI Rilis Survei Mengejutkan. Publik Puas 72,9% dengan 100 Hari Kinerja Bupati-Wakil Bupati Bekasi
BEKASIVOICE.COM | BEKASI â Seratus hari pertama kepemimpinan Bupati Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati dr. Asep Surya Atmaja di Kabupaten Bekasi mendapat respons positif dari masyarakat. Sebuah survei independen yang dilakukan oleh tim penelitian dan pengembangan (litbang) bentukan Aliansi Ormas Bekasi ( AOB ) bekerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menunjukkan tingkat kepuasan publik mencapai 72,9%.
Hasil survei ini dirilis di kantor sekretariat Aliansi Ormas Bekasi, Kota Legenda Grand Wisata Tambun Selatan, pada Selasa, 10 Juni 2025. Dari total 1.850 responden yang berpartisipasi, 72,9% menyatakan puas (termasuk sangat puas atau cukup puas), sementara 20% kurang puas, dan sisanya tidak puas. Survei ini dilaksanakan secara daring menggunakan Google Form sejak 31 Mei hingga 6 Juni 2025, dengan responden yang dipilih dari grup Aliansi Ormas Bekasi.
Metode Survei yang Efisien
Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, HM Zaenal Abidin, didampingi Ketua SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Ardon, menjelaskan bahwa penggunaan Google Form dipilih karena kemudahannya dalam penelitian. “Kelebihan Google Form ini, selain mudah dalam penggunaannya, juga gampang dibagikan lewat media sosial, bersifat open source, dan mampu menyajikan data responden dalam bentuk diagram maupun spreadsheet,” ujar Zaenal Abidin.
Menurut Zaenal Abidin, tingginya angka kepuasan ini mungkin tidak hanya mencerminkan evaluasi murni, tetapi juga harapan dan dukungan masyarakat terhadap pemerintahan baru. “Kalau ditanya kenapa kok tinggi? Kalau lihat dari perspektif itu, bisa jadi ini bukan hanya evaluasi tapi juga harapan sekaligus dukungan kepada pemerintahan baru yang sedang memulai program-program pemerintahannya,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa di awal masa pemerintahan, seringkali sulit membedakan antara evaluasi, harapan, dan dukungan dari masyarakat.
Detail Hasil Survei: Tingkat Kepuasan dan Prioritas Program
Survei ini mengupas beberapa aspek, termasuk kepuasan umum terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati, serta pandangan terhadap salah satu program prioritas mereka.
Tingkat Kepuasan Umum Kinerja 100 Hari:
* Sangat Puas: 35,3%
* Cukup Puas: 37,6%
* Kurang Puas: 20%
* Tidak Puas: 7,1%
Respon Terhadap Program Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Sungai:
Program penertiban bangunan liar di bantaran sungai di Kabupaten Bekasi mendapat dukungan kuat dari responden.
* Sangat Setuju: 75,3%
* Setuju: 15,3%
* Kurang Setuju: 1,2%
* Tidak Setuju: 1,2%
* Tidak Tahu: 7%
Harapan dan Masalah Mendesak dari Masyarakat
Responden juga memberikan masukan mengenai masalah mendesak yang harus diatasi oleh Bupati Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati dr. Asep Surya Atmaja selama lima tahun ke depan. Beberapa poin utama yang diungkapkan masyarakat meliputi:
* Penataan Lingkungan Kota: Penataan ulang kawasan kumuh di depan SGC (Sentra Grosir Cikarang) yang banyak diisi pedagang kaki lima, serta penertiban pasar SGC secara keseluruhan.
* Ketenagakerjaan: Pengentasan pengangguran, penyediaan lapangan kerja tanpa diskriminasi (misalnya terkait status menikah atau penampilan), serta penghapusan praktik pungutan liar dalam proses rekrutmen tenaga kerja.
* Infrastruktur dan Ketertiban: Perbaikan jalan rusak, normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dan sempadan sungai, serta penertiban lalu lintas dan peningkatan disiplin masyarakat.
* Pemberantasan Kejahatan Sosial: Penertiban tempat-tempat maksiat di sepanjang Kalimalang hingga perbatasan Karawang, serta pemberantasan peredaran obat terlarang seperti tramadol.
* Reformasi Birokrasi: Desakan untuk segera melakukan rotasi dan mutasi pejabat yang dinilai tidak pro terhadap kinerja bupati saat ini, serta pemecatan pejabat koruptor.
* Peningkatan Pelayanan Publik: Peningkatan kualitas pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Hasil survei ini menjadi masukan berharga bagi Bupati Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati dr. Asep Surya Atmaja dalam merumuskan kebijakan dan program prioritas ke depan, demi terwujudnya Kabupaten Bekasi yang lebih baik.( Red )
