Jan 24, 2026 /

Penyelesaian Bijak PWI Bekasi Raya Menerima Permintaan Maaf Oknum Guru Al-Wathoniyah Demi Harmoni Antarprofesi

Loading

BEKASIVOICE.COM | BEKASI – Kasus dugaan pelecehan profesi wartawan yang melibatkan seorang guru berinisial R berakhir damai. Oknum guru dari SMP Swasta Al-Wathoniyah ini secara langsung mendatangi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya pada Sabtu (24/5/2025) untuk menyampaikan permintaan maaf terbuka.

R, yang sebelumnya viral dengan pesan suara yang diduga melecehkan profesi jurnalis, disambut oleh Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., beserta jajaran pengurus dan puluhan wartawan. Dalam pertemuan tersebut, R mengakui kesalahannya dan menegaskan tidak ada niat untuk merendahkan profesi wartawan.

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh insan pers, khususnya PWI Bekasi Raya. Ucapan saya dalam pesan suara itu sama sekali tidak mewakili institusi manapun, dan saya sadar betul kata-kata saya telah melukai banyak pihak,” ujar R, menyesali perbuatannya. Permintaan maaf ini bahkan diresmikan dalam surat pernyataan bermaterai.

Ade Muksin mengapresiasi itikad baik R. Namun, ia menekankan bahwa insiden ini harus menjadi pelajaran berharga, terutama bagi kalangan pendidik. “Kami menerima permintaan maaf ini dengan lapang dada. Namun, kami sangat berharap tidak ada lagi pernyataan yang merendahkan profesi apapun. Wartawan dan guru adalah dua pilar penting dalam mencerdaskan masyarakat,” tegas Ade.

PWI Bekasi Raya juga mendesak pihak sekolah dan instansi terkait untuk melakukan pembinaan internal guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Organisasi ini berkomitmen untuk terus membela hak-hak wartawan dari segala bentuk pelecehan, intimidasi, atau diskriminasi, sekaligus meningkatkan literasi publik tentang pentingnya kebebasan pers yang profesional dan bertanggung jawab. ( Red )

Baca Juga  LVRI Serahkan Bedah Rumah untuk Veteran TNI di Kabupaten Bekasi

Redaksi

POPULER

TERBARU

dprd single

© 2024 BEKASIVOICE.COM

pop up2025