BEKASIVOICE.COM | BEKASI KABUPATEN â Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi, menegaskan komitmen kuat untuk menjaga iklim investasi dan kondusifitas wilayah melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan puluhan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Acara yang berlangsung di Ruang KH. Noer Ali, Komplek Pemkab Bekasi ini, menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung percepatan pembangunan daerah.
Hadir dalam FGD tersebut yakni Bupati Bekasi, Ketua DPRD, Kapolres Metro Bekasi, Dandim 0507 Kabupaten Bekasi, Kajari Kabupaten Bekasi, Ketua PN Kabupaten Bekasi. Dari jajaran ormas, tampak hadir diantaranya perwakilan ormas Pemuda Pancasila, WBI, Gibas, Garda Bekasi, Garda Pasundan, GRIB Jaya, Triga Nusantara Indonesia, Banaspati, KPMP, GMBI, Forkabi, FAST, Cakra Sakti Nusantara, BPPKB Banten, PBNI Satria Banten, GMPI, FBR, dan sejumlah ormas serta LSM lainnya.
Bupati Ade Kuswara Kunang, yang memiliki latar belakang di organisasi kemasyarakatan, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan ormas. “Untuk mendukung visi-misi nasional dan RPJMD Kabupaten Bekasi, kita memerlukan situasi wilayah yang kondusif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa forum seperti FGD ini krusial untuk menyamakan persepsi dan memperkuat peran ormas sebagai mitra strategis pemerintah.
Bupati juga menyoroti urgensi keterlibatan aktif ormas dalam menolak segala bentuk premanisme. “Komunikasi yang baik antar ormas dengan pemerintah menjadi kunci dalam mencegah potensi konflik dan kesalahpahaman. Dengan demikian, tercipta iklim usaha yang sehat dan aman, yang pada akhirnya memperlancar jalannya pembangunan,” jelasnya.
Kapolres Metro Bekasi mengapresiasi upaya menjaga kondusifitas yang telah terjalin. “Sejak pertemuan kita yang pertama sekitar lima bulan lalu, kondusifitas di Kabupaten Bekasi terjaga dengan baik,” ungkap Kapolres. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang baik antar ormas dan dengan pemerintah adalah kunci utama dalam mencegah potensi konflik yang bisa menghambat pembangunan.
“Iklim usaha yang sehat dan aman bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperluas lapangan kerja. Hal ini dapat terwujud bila seluruh unsur masyarakat bersatu menjaga keamanan dan ketertiban, pungkasnya.
Acara FGD ini ditutup dengan penandatanganan, Deklarasi bersama, menjadi simbol komitmen kolektif seluruh pihak yang hadir untuk menjaga Kabupaten Bekasi tetap aman, tentram, dan menarik bagi para investor.
Berikut isi deklarasf organisasi
kemasyarakatan dalam bidang
keamanan, ketenteraman dan
ketertiban umum untuk mendukung
percepatan pembangunan daerah dan
kenyananan iklim investasi di Kabupaten
Bekasi.
KAMI ORGANISASI KEMASYARAKATAN,
TOKOH MASYARAKAT DAN LEMBAGA
SWADAYA MASYARAKAT SE- KABUPATEN
BEKASI DENGAN INI MENYATAKAN SIKAP
MENDUKUNG DAN SIAP MELAKSANAKAN
KOMITMEN BERSAMA PEMERINTAH
KABUPATEN BEKASI DAN KEPOLISIAN
REPUBLIK INDONESIA UNTUK
- MENJAGA KEUTUHAN PERSATUAN DAN
KESATUAN BANGSA BERDASARKAN
PANCASILA DAN UUD 1945 - MENDUKUNG PEMERINTAH
KABUPATEN BEKASI, TNI DAN POLRI
DALAM MENJAGA KEAMANAN DAN
KETERTIBAN MASYARAKAT SERTA
MENDUKUNG IKLIM INVESTASI YANG
NYAMAN DI KABUPATEN BEKASI - MENCEGAH KONFLIK BAIK
ANTAR ANGGOTA ORGANISASI
KEMASYARAKATAN MAUPUN DENGAN
PIHAK LAIN SERTA MENGUTAMAKAN
PENYELESAIAN DENGAN
MUSYAWARAH - MENOLAK SEGALA BENTUK
KEKERASAN DAN TINDAKAN ANARKIS - MENJAGA TOLERASI DAN KERUKUNAN
ANTAR UMAT BERAGAMA DAN
KEBERAGAMAN - MENCEGAH HOAX DAN UJARAN
KEBENCIAN - MENJAGA CITRA ORGANISASI
KEMASYARAKATAN SERTA TIDAK
TERLIBATN DALAM KEGIATAN YANG
MERUGIKAN MASYARAKAT.
( Red )